Seringkali kita membuat sebuah pengetikan atau pun makalah atau bahkan skripsi , kita dihadapkan pada sebuah persoalan memberikan halaman pada hasil ketikan itu. Cara yang paling sederhana dalam memberikan penomoran halaman adalah dengan menggunakan fasilitas Page Number. Dengan fasilitas ini maka ketikan kita akan otomatis terisi nomor halaman mulai dari awal sampai akhir. Permasalahannya adalah bagaimana jkita kita misalakan punya 6 buah halaman. PAda halaman 1-3, format nomor halaman yang harus muncul adalah I,ii,iii… Sedangkan pada halaman ke 4, 5 dan seterusnya format angkanya adalah 1,2,3 …..dan seterusnya. Yang harus kita lakukan adalah :

  1. Klik Insert PAGE NUMBER, pilih format yang I,ii,iii,…
  2. Maka otomatis semua halaman akan muncul seperti penomoran dengan format tsb.diatas.
  3. Arahkan dan Klik mouse pada halaman 3
  4. Klik Tab PAGE LAYOUT, Lalu Kik BREAKS dengan pilihan NEXT PAGE.
  5.  Otomatis Kursos akan berpindah kehalaman berikutnya (halaman ke 4)
  6.  Rubahlah Format nomor halaman di halaman ke 4 dengan cara
  • Double Klik pada Header / Footer
  • Klik Kanan pada nomor Halamannyam, Klik FORMAT PAGE NUMBER
  • Tentukan format yang dipakai 1,2,3….dst
  • Pada Page Numbering pilih START at 1
  • Klik OK Maka anda akan mempunyai nomor halaman : i , ii , iii , 1 , 2 , 3 …. Dan seterusnya.

Nah, Mudah bukan ….Selamat Mencoba..:) :) :)

 

Aku pagi ini bangun dari tidurku. Kulihat adikku masih terlelap tidur di sampingku. Hawa dingin pagi hari sangat terasa sekali menempel disekujur tubuhku. Aku pun bangun dan membuka daun pintu jendela yang terbuat dari dus bekas minuman mineral. Kulihat Ibu sedang memasak sebungkus mie instan di tungku api yang dibuatnya sendiri dari tumpukan batu bata.

“Pagi bu….!”

“Oh ya,  pagi, kamu sudah bangun to. Ayo ini sarapan mie lagi, sisakan untuk adikmu juga ya,”jawab Ibu dengan wajah cerianya.

Aku pun lalu menuju ke kali di sebelah gubukku untuk cuci muka dan akhirnya mandi. Setelah kurasakan dinginnya air yang menerpa tubuhku aku pun merasa sedikit segar, matahari pun mulai menampakkan sinarnya. Mie instan yang telah matang dan agak dingin kumakan sedikit, sisanya untuk dimakan adikku. Sambil duduk di teras gubukku, aku melihat anak-anak sebayaku memakai seragam berjalan sambil bersenda gurau menuju sekolahnya. Ahhhh, pedih rasanya melihat mereka dapat bersekolah sedangkan aku tinggal terdiam di rumah.

Bapakku telah meninggal 5 tahun yang lalu karena terjatuh dari gedung yang tinggi saat dia bekerja sebagai buruh. Ibuku saat ini hanya bisa mengais sampah dan menjualnya untuk makan kami sehari-hari. Aku menunggu dan mengajak bermain adikku di rumah yang sebetulnya lebih pantas disebut gubuk. Ketika hari mulai petang ibu pun pulang ke rumah sambil membawa makanan sebungkus nasi dengan lauk tempe,  kami pun akhirnya makan bersama. Malam mulai datang, daun pintu jendela yang terbuat dari dus minuman mineral pun kututup. Aku terbaring disamping adikku dan ibuku. “Ahhhhh…..”

Itulah rutinitas kehidupanku yang harus kujalani setiap hari. Meskipun begitu, setiap hari sebelum aku tertidur di malam hari, selalu dan selalu kulontarkan secara lirih, “Tuhan, terima kasih atas karuniamu hari ini dan  kupercayakan hidupku selalu di tangan Mu.”

Fungsi Auto correct option sangat berguna bagi kita yang sering kali mengetikkan sebuah kata berulang ulang. Misalkan dalam hal ini saya ingin mengetikkan kata “Abraham Kristianto” , maka cukup dengan kita mengetik AK, maka akan otomatis keluar “Abraham Kristianto”. Untuk dapat membuat hal itu maka langkah yang harus dilakukan adalah :

  1. Klik Tombol office Button di pojok kiri atas.
  2. Klik Word Option
  3. Klik Proofing , Klik AutoCorect Option
  4. Kemudian pada bagian Replace ketikkan AK
  5. lalu pada bagian With ketikkan Abraham Kristianto
  6. Kemudian Klik tombol Add.
  7. Lalu Klik OK

Maka setiap anda mengetikkan huruf AK pada Microsoft Word, otomatis akan keluar Abraham Kristianto.

Mudah bukan …? Selamat Mencoba :) :) :)

 

Saat ini seringkali kita melihat segala sesuatu yang berhubungan dengan sebuah FOTO. Malah tidak sedikit dari kita sekarang ini yang sudah mempunyai sebuah gadget Foto Digital baik itu Pocket Kamera atau pun yang jenis SLR.

Namun, bagaimana caranya agar dari sebuah Foto yang kita punya itu mempunyai nilai yang berbeda dari Foto foto hasil “jepretan” orang lain ?

Seorang Pakar Photography dari Surabaya yaitu Mamuk Ismuntoro menjelaskan dalam sebuah workshop MPC di puhsarang beberapa waktu yang lalu yang kebetulan saya juga ikut menjadi komunitas MPC tersebut , bahwa dengan sebuah Kamera pocket pun obyek yang kita ambil gambarnya bisa mempunyai nilai jual yang tinggi dan berbeda dengan hasil jepretan orang lain. Nah, kok bisa seperti itu lalu bagaimana caranya ?

Ada beberapa point dari penjelasan Mas Mamuk pada saat workshop kemarin yang menurut saya memang pantas untuk kita lakukan sebagai seorang photographer yaitu :

  1. Kenali Daerah sekitar Anda.

Kita tidak perlu sampai ke Luar Negeri untuk mendapatkan sebuah hasil objek yang bagus, namun  disekitar kita tanpa kita sadari masih banyak obyek-obyek yang layak kita ambil gambarnya.

  1. Cari Waktu Berbeda.

Maksudnya adalah di dalam mengambil sebuah objek cobalah cari waktu yang orang lain kebanyakan tidak mengambil waktu itu untuk mengambil sebuah gambar. Misalkan: Waktu Subuh, atau Malam Hari, atau Ketika Hujan dan lain sebagainya. Hal ini akan membuat nilai plus buat hasil jepretan anda.

  1. Set file Foto pada ukuran Terbesar.

Saat ini di kamera pocket pun sudah mampu mencapai 12 MP. Nah di dalam menggambil gambar usahakan gunakan ukuran yang terbesar, karena siapa tahu hasil foto anda nanti akan dicetak untuk ukuran besar.

Semoga sharing saya ini dapat bermanfaat bagi anda yang hoby jepret sana jepret sini. Dan selamat mencoba.

 

Salah satu kuliner khas di Kota Kediri Jawa Timur adalah ” Soto Tamanan”. Soto ini sebenarnya adalah soto ayam, yang terpusat di suatu tempat di desa Tamanan, dekat dengan Terminal Kota Kediri saat ini. Di Sentra Soto Tamanan ini, semuanya menyajikan Soto Ayam yang daging ayamnya pada umumnya dari jenis ayam kampung dan disajikan dengan aneka minuman mulai dari Es teh manis, Es Jeruk dan aneka minuman ringan.

Untuk dapat mencapai Sentra Soto Tamanan ini tidaklah sulit, karena lokasinya bisa dikatakan menjadi satu dengan Terminal Bus Kota Kediri, sehingga kalau ada pendatang dari luar kota cukup bertanya arah ke Terminal Baru Kota Kediri, maka pasti banyak masyarakat yang bisa dengan gampang menunjukkan arahnya.

Saat ini Sentra Soto Tamanan ini buka mulai Siang sampai larut malam. Hal inilah yang menjadi salah satu ciri khas dari Kuliner tersebut.

Selain Soto Ayam, di tempat ini juga menyajikan Ayam Bakar, yang cukup nikmat jika disantap dengan Soto Ayam tersebut.

Harga yang cukup murah, mulai dari Rp. 3.000,- / mangkuk membuat kita serasa dimanjakan makanan khas kuliner daerah Kota Kediri.

Nah, Tunggu apa lagi, bila anda berkunjung atau mungkin sekedar singgah di Kota kediri, silahkan saja berkunjung disini..dan Selamat Menikmati.

Printer Canon MP 258 saat ini bnyak sekali digunakan di pasaran. Kemudahan dari pengoperasian serta dapatnya direkayasa menjadi printer sistem Infus inilah yang membuat banyak orang memilihnya. Apalagi dengan di dukung dengan harga yang terjangkau. Pada printer ini menggunakan 2 buah Cartridge, yaitu Black dan Color. Nah Suatu saat bila ada salah satu cartdridge nya yang rusak, dan kita belum sempat untuk membelinya maka penggunaan tinta pun dapat kita pilih melalui salah satu cartridge  dengan cara (windosw XP)  :

1.  Klik Printer and Fax

2. pada Printer Canon MP258 Klik Kanan, Klik Properties

3. Klik pada tab Maintenance, kemudian klik INK CARTRIDGE SETTING

4. Pilihlah pada COLOR ONLY atau BLACK ONLY

5. Klik OK.

Maka Printer tersebut dapat mencetak dengan hanya 1 cartridge saja.

(www.katamutiara.info)

  •  Ada  seekor  rajawali  yang  sangat  gagah.  Dia adalah  raja  udara  di  gunung  itu.  Suatu  hari seorang  pemburu  mencoba  untuk  menangkap rajawali. Panah pada saat itu hanyalah bilah kayu runcing.  Maka  panah  itu  berdesing,  tetapi  tidak pernah  bisa  dipastikan  arahnya ….  rajawali  itu terkekeh-kekeh  melihat  upaya  konyol  dari  sang pemburu.    Rajawali itu mendekati sang pemburu dan untuk mengejek,  dia  sengaja  melepaskan  satu  bulunya agar sang pemburu semakin penasaran.    Sang  pemburu  memungut  bulu  itu  dan membawanya  pulang.  Besoknya  dia  datang  lagi. Kali  ini  diletakkannya  bulu  rajawali  tadi  di belakang  anak  panah,  maksudnya  sekedar sebagai  ornamen  yang  indah.  Tetapi  ternyata dampaknya  luar  biasa.  Panah  itu  tidak  lagi goyang  karena  angin.  Panah  itu  melaju  lurus dilintasannya.  Dan  Rajawali  itu  terpanah,  jatuh dan  mati,  pada  dadanya  tertancap  panah lengkap  dengan  bulunya  sendiri.  Rajawali  itu meremehkan  sebuah  bulu,  dia  menganggapnya main-main,  ternyata  bulu  itu  menyebabkan kematiannya.

Pesan moral cerita:

Sering  kali  kita selalu  meremehkan hal-hal  kecil, hal-hal sepele, padahal berawal dari hal-hal kecil tersebut  bisa  berakibat  fatal  bagi  kita.  Bermain api  misalnya,  dari  nyala  api  yang  kecil  kalau  kita teledor  bisa  menyebabkan  rumah  kita  terbakar sampai habis.  Ada  sebuah  perumpamaan  bahwa  kita sebenarnya tidak akan terjatuh dikarenakan batu besar,  melainkan  dari  batu  kecil-kecil  lah  yang dapat  menyebabkan  kita  terjatuh.  Dari  dosa-dosa  kecil  yang  kita  lakukan  adalah  merupakan awal  untuk  dosa-dosa  besar  yang  akhirnya  akan mematikan kita. (AK)